08 Oct

Profil 24 Board Game Indonesia Yang Siap Dipamerkan Di Jerman [Bagian 6]

Oktober mendatang, kontingen Indonesia kembali berpartisipasi dalam SPIEL 2018, pameran board game paling bergengsi di Essen Jerman. Keikutsertaan Indonesia kali ini mendapat dukungan penuh dari Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (BEKRAF) dan Asosiasi Pegiat Industri Board Game Indonesia (APIBGI).

Sebanyak 24 judul board game Indonesia telah lolos seleksi dan siap dipamerkan dalam booth Archipelageek dari kontingaen Indonesia. Berikut ini, Boardgame.id akan menyajikan seri keenam dari 12 seri artikel yang akan menjelaskan profil board game-board game karya anak bangsa yang terpilih mewakili Indonesia di Essen SPIEL 2018.

11. Kedai Kopi

Membuka usaha berupa warung atau kedai kopi itu gampang-gampang susah. Kamu harus memiliki cukup bahan-bahan seperti biji kopi, susu dan tentu air yang cukup untuk menyajikan secangkir kopi untuk pelanggan-pelangganmu. Belum lagi kalau kamu harus mengantre saat membeli bahan-bahan yang dibutuhkan.

Kedai Kopi dari Manikmaya Games | Foto: Isa R. Akbar

Antre! Itulah yang akan kamu alami saat bermain Kedai Kopi, lini judul terbaru dari Manikmaya Games yang saat ini masih dalam tahap pengembangan. Untuk melayani pesanan kopi dari pelanggan, pemain harus mengolah bahan-bahan mentah seperti biji kopi menjadi espresso atau susu menjadi foamed milk atau steam milk terlebih dahulu.

Jauh sebelum itu, pemain harus mengantre di gudang untuk mengambil bahan. Disarankan kamu jangan datang ke gudang sendirian, karena antreanmu bisa saja diserobot oleh karyawan dari kedai lain yang datang dengan jumlah orang yang lebih banyak. Kedai Kopi dapat dimainkan untuk 3-5 pemain dengan durasi yang cukup singkat.

12. Raja Luwak

Masih tentang kopi. Hanya saja game yang satu ini tidak menceritakan proses pembuatan kopi, memenuhi kebutuhan pelanggan atau proses panennya. Game yang tengah dikembangkan oleh Morfosic Studio (Mahapatha) menceritakan tentang binatang yang mampu membuat kopi memiliki varian rasa yang berbeda.

Raja Luwak dari Morfosic Studio | | Foto: Isa R. Akbar

Di sebuah hutan tempat tinggal luwak, terdapat segerombolan luwak yang baru saja kehilangan pemimpin. Di sinilah saatnya dua sampai empat pemain akan menjadi luwak. Mereka harus berkompetisi dengan cara melempar dadu menelusuri hutan untuk mengumpulkan buah terbanyak agar dinobatkan menjadi raja luwak yang baru.

(disadur dari Boardgame.id)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *