09 Oct

Profil 24 Board Game Indonesia Yang Siap Dipamerkan Di Jerman [Bagian 7]

Oktober mendatang, kontingen Indonesia kembali berpartisipasi dalam SPIEL 2018, pameran board game paling bergengsi di Essen Jerman. Keikutsertaan Indonesia kali ini mendapat dukungan penuh dari Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (BEKRAF) dan Asosiasi Pegiat Industri Board Game Indonesia (APIBGI).

Sebanyak 24 judul board game Indonesia telah lolos seleksi dan siap dipamerkan dalam booth Archipelageek dari kontingaen Indonesia. Berikut ini, Boardgame.id akan menyajikan seri ketujuh dari 12 seri artikel yang akan menjelaskan profil board game-board game karya anak bangsa yang terpilih mewakili Indonesia di Essen SPIEL 2018.

13. Stockastic

Menabung saham bisa menjadi salah satu cara untuk membuat orang menjadi kaya. Hanya saja, banyak orang yang belum paham apa itu saham dan bagaimana cara mengeruk keuntungan dari pasar saham. Untungnya, kamu bisa belajar tentang saham tanpa harus merugi atau bahkan tanpa mengeluarkan uang. Caranya dengan bermain Stockastic.

Stockastic dari Coralis Entertainment | Foto: Isa R. Akbar

Dikembangkan dan dipasarkan oleh Coralis Entertainment, Stockastic dirancang agar pemain menjadi tentang bisnis saham seusai bermain. Dalam Stockastic, pemain akan memulai perjalanan perdagangan saham dengan jumlah dana terbatas. Beli dan jual dari pasar atau pemain lain. Banyak informasi penting dan beragam peristiwa yang perlu diperhatikan untuk memaksimalkan keuntungan dan mengurangi resiko.

Pemain akan belajar tentang betapa pentingnya informasi dalam perdagangan saham, faktor apa yang mempengaruhi harga saham di pasar dan bagaimana memutuskan saham apa yang akan sebaiknya dibeli untuk keuntungan yang lebih besar. Bisa dimainkan mulai dari dua pemain hingga enam pemain di satu meja.

14. Math Cat

Siapa bilang mencuri perhatian kucing itu gampang. Kucing itu binatang yang cerdik, oleh karenanya mereka juga hanya mau berteman dengan manusia yang pintar. Atau setidaknya jago berhitung. Nah! dalam Math Cat terbitan penerbit asal Solo, Hompimpa Games, pemain akan berlomba menarik perhatian si kucing.

Math Cat dari Hompimpa Games | Foto: Isa R. Akbar

Caranya, pemain harus melempar umpan berupa benda-benda yang disukai kucing. Tapi tidak sampai di situ saja, pemain harus menyebutkan operasi matematika mulai dari penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian agar si kucing mau lari ke pangkuanmu.

Memiliki dua mode permainan, keduanya bisa dimainkan untuk 2-4 pemain. Mode pertama cukup santai, pemain hanya perlu menyebutkan operasional matematikanya jika umpan yang terkumpul sekiranya bisa menjawab angka yang ada pada kucing. Mode satunya lagi mengharuskan pemain adu cepat meneriakkan rumus matematika sembari memainkan kartu umpan dari tangan.

(disadur dari Boardgame.id: http://boardgame.id/profil-24-board-game-indonesia-6-2/)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *